Pertumbuhan Bayi Lambat Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung Bawaan, Waspadai Gejalanya

Apr 10, 2026 - 12:30
 0  4
Pertumbuhan Bayi Lambat Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung Bawaan, Waspadai Gejalanya

Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan salah satu kelainan kongenital paling umum yang dapat dialami bayi sejak dalam kandungan dan menjadi perhatian serius para orangtua. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada organ jantung, tetapi juga memengaruhi pertumbuhan bayi secara keseluruhan.

Ad
Ad

Menurut data global, PJB menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada bayi di bawah satu tahun, dengan estimasi 200.000-300.000 kematian setiap tahunnya di seluruh dunia. Namun, seringkali gejala penyakit ini tidak terdeteksi secara dini karena tanda-tandanya bisa tampak ringan atau kurang spesifik.

Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi dan Anak

dr. Putri Reno Indrisia Sp.JP dari RS Bethsaida Hospital Gading Serpong Tangerang menjelaskan bahwa gejala PJB bisa muncul sejak bayi baru lahir, tetapi dalam beberapa kasus, baru terdeteksi saat anak mulai bertambah usia. Beberapa gejala yang harus diwaspadai meliputi:

  • Bayi mudah lelah saat menyusu
  • Berat badan sulit naik atau pertumbuhan lambat
  • Kulit tampak kebiruan, terutama pada bibir dan ujung jari
  • Mudah lelah saat bermain atau berolahraga pada anak yang lebih besar
  • Nyeri dada dan ujung jari yang tampak membulat

Gejala-gejala tersebut sering kali dianggap remeh oleh orangtua dan bahkan tenaga medis jika tidak didukung pemeriksaan yang mendetail, sehingga menyebabkan keterlambatan diagnosis.

Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan

Deteksi dini penyakit jantung bawaan sangat penting untuk mencegah komplikasi serius dan meningkatkan kualitas hidup anak. Karena itu, orangtua perlu waspada jika pertumbuhan anak tidak sesuai dengan standar normal dan segera konsultasi ke dokter spesialis jantung anak jika terdapat gejala mencurigakan.

Biasanya, pemeriksaan awal dapat meliputi evaluasi fisik, pemeriksaan oksigenasi, dan jika diperlukan, pemeriksaan jantung dengan echocardiogram untuk mendeteksi kelainan struktural jantung.

Menurut laporan Kompas Health, kesadaran masyarakat dan tenaga medis tentang gejala penyakit jantung bawaan perlu terus ditingkatkan agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.

Faktor Risiko dan Pencegahan

Penyebab pasti penyakit jantung bawaan belum sepenuhnya diketahui, namun beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya PJB antara lain:

  • Riwayat keluarga dengan penyakit jantung bawaan
  • Infeksi ibu selama kehamilan, seperti rubella
  • Penggunaan obat-obatan atau zat berbahaya saat hamil
  • Gizi buruk dan paparan lingkungan beracun

Untuk mencegah risiko PJB, calon ibu dianjurkan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dan selama kehamilan, menjaga pola hidup sehat, serta menghindari paparan zat berbahaya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, perlambatan pertumbuhan bayi yang tidak biasa harus menjadi alarm bagi orangtua dan tenaga kesehatan untuk segera melakukan evaluasi mendalam, termasuk kemungkinan adanya penyakit jantung bawaan. Ketidaktahuan dan minimnya deteksi dini menjadi tantangan utama dalam menekan angka kematian akibat PJB di Indonesia.

Fenomena ini juga menunjukkan perlunya edukasi yang lebih intensif kepada masyarakat mengenai tanda-tanda awal PJB dan pentingnya pemeriksaan jantung pada bayi dan anak-anak. Selain itu, akses terhadap fasilitas kesehatan yang memadai dan tenaga ahli jantung anak yang tersebar merata di seluruh Indonesia harus menjadi prioritas pemerintah.

Ke depan, pengembangan teknologi skrining dan peningkatan kesadaran akan gejala PJB dapat menjadi a game-changer dalam mengurangi angka kematian dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang terdiagnosis penyakit ini.

Untuk informasi terbaru dan tips kesehatan anak terkait penyakit jantung bawaan, pembaca dapat mengikuti update dari situs resmi dan media terpercaya seperti CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad