Banjir Lebih dari Satu Meter Rendam Kebon Pala Jakarta Timur Selasa Pagi
Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 140 sentimeter atau satu meter lebih pada Selasa pagi. Kejadian ini kembali terjadi akibat curah hujan deras yang berlangsung sejak Senin sore dan kiriman air dari kawasan Bogor dan Depok.
Banjir Kebon Pala Capai 140 cm Akibat Hujan Deras dan Kiriman Air
Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, menyampaikan kepada ANTARA bahwa pada pagi hari air sudah naik hingga sekitar satu meter dan terus mengalami peningkatan.
"Pagi ini, sekarang air sudah mencapai sekitar satu meter-an, naik terus airnya, sekitar sudah 140 cm," ujar Sanusi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Banjir ini disebabkan oleh hujan intensitas tinggi yang turun sejak Senin (18/5) siang sampai sore hari. Kondisi ini diperparah dengan kiriman air dari daerah Bogor dan Depok yang membuat permukaan air di wilayah rendah Kebon Pala semakin meninggi.
Hujan Intensitas Tinggi Kerap Terjadi, Banjir Jadi Berulang
Sanusi menjelaskan bahwa pola hujan deras yang hampir terjadi setiap hari, terutama pada sore hingga malam, membuat genangan air sulit surut dengan optimal. Akibatnya, air kembali naik saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
"Air mulai naik sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi. Penyebabnya, hujan dan kiriman dari Bogor dan Depok," tambah Sanusi.
Banjir di Kebon Pala bukanlah kejadian satu kali, melainkan telah berlangsung berulang dalam beberapa hari terakhir. Hal ini menunjukkan perlunya penanganan yang lebih terpadu dan segera untuk mengurangi dampak banjir di wilayah tersebut.
Respons dan Antisipasi BPBD Jakarta Timur
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur terus memantau situasi di lokasi banjir dan menyiagakan personel. Selain itu, petugas kelurahan bersama PPSU, Tim Reaksi Cepat BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Satpol PP, Tagana, dan Gulkarmat juga turut terlibat dalam penanganan dan mitigasi banjir.
"Sedang ditangani oleh pihak kelurahan setempat bersama petugas PPSU, TRC BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Satpol PP setempat, Tagana, dan Gulkarmat," jelas Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Jakarta Timur, Rangga Bima Setiawan.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat hujan deras terjadi, mengingat potensi kenaikan permukaan air yang dapat membahayakan keselamatan warga.
Warga Masih Bertahan, Belum Ada Pengungsian
Meskipun ketinggian air sudah mencapai lebih dari satu meter, warga Kebon Pala masih bertahan di rumah masing-masing dengan naik ke lantai dua sebagai langkah pengamanan sementara. Sampai saat ini belum ada laporan pengungsian massal karena situasi masih dianggap aman dan terkendali.
"Belum ada yang mengungsi, masih bertahan di lantai dua, masih aman," ungkap Sanusi.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, peristiwa banjir yang berulang di Kebon Pala menjadi indikasi bahwa sistem pengelolaan drainase dan tata ruang di wilayah Jakarta Timur, khususnya sekitar Kali Ciliwung, masih menghadapi persoalan serius. Curah hujan yang tinggi memang menjadi faktor alamiah, tetapi kiriman air dari daerah hulu seperti Bogor dan Depok menandakan perlunya sinergi penanganan banjir lintas wilayah.
Selain itu, pola banjir yang kerap terjadi hampir setiap hari mengganggu aktivitas warga dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serta kerusakan properti. Ketahanan masyarakat yang masih bertahan di rumah harus diimbangi dengan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan mitigasi jangka panjang, seperti normalisasi sungai dan peningkatan kapasitas drainase.
Kedepannya, masyarakat dan pemerintah wajib memperhatikan peringatan dini dan berkoordinasi secara intensif agar dampak banjir dapat diminimalisir. Kunci penanganan banjir bukan hanya pada respons darurat, tetapi juga pada pencegahan dan pengelolaan sumber air secara komprehensif.
Untuk informasi terkini dan tindakan penanggulangan, masyarakat dapat mengakses berita resmi dari ANTARA News serta update dari BPBD Jakarta Timur.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0