Kuasa Hukum Don Ritto Ungkap Sumber Uang Rp60 Miliar di Kafe Cipete

Jul 18, 2026 - 09:20
 0  5
Kuasa Hukum Don Ritto Ungkap Sumber Uang Rp60 Miliar di Kafe Cipete

Kuasa hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, memberikan keterangan resmi terkait sumber uang yang ditemukan dalam penggeledahan sebuah kafe di Cipete, Jakarta Selatan. Uang tersebut disita oleh aparat penegak hukum dalam operasi gabungan yang melibatkan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya.

Ad
Ad

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026) malam, Handika menjelaskan bahwa uang berupa dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat yang ditemukan di kafe tersebut berasal dari kerja sama bisnis dengan seorang pengusaha. Namun, ia belum mengungkap identitas pengusaha tersebut.

"Uang berupa dolar Singapura maupun dolar Amerika yang disita dari kafe Cipete itu bersumber dari kerja sama dengan seorang pengusaha," ujar Handika.

Menurut Handika, dana tersebut digunakan untuk membiayai proyek pembangunan pelabuhan di Kalimantan Timur. Selain uang tunai di kafe, kuasa hukum itu juga mengungkap adanya transfer dana sekitar Rp80 miliar ke perusahaan yang dikelola kliennya. Transfer tersebut berdasarkan perjanjian kerja sama yang sah secara hukum.

Penggeledahan dan Penetapan Tersangka

Penggeledahan yang dilakukan pada Rabu (8/7/2026) lalu merupakan bagian dari penyelidikan tiga kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan tata kelola batu bara, PT Asabri, dan Krakatau Steel.

Salah satu lokasi penggeledahan adalah kafe de’Clan di Cipete, Jakarta Selatan. Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, menyampaikan hasil penggeledahan berupa uang tunai dalam pecahan rupiah, dolar AS, dan dolar Singapura serta sejumlah dokumen dan barang elektronik.

"Untuk uang yang kita sita sebesar SGD 3.130.000 dalam pecahan 100 SGD, US$ 889.965, dan uang tunai rupiah Rp259.159.000. Jika dikonversi, totalnya hampir Rp60 miliar," ungkap Irjen Totok.

Polisi kemudian menetapkan Don Ritto sebagai tersangka dalam kasus TPPU yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi. Penetapan ini disampaikan dalam konferensi pers pada Sabtu (11/7/2026). Kasus ini kini telah diserahkan ke Kejaksaan Agung untuk proses hukum lebih lanjut.

Implikasi Hukum dan Proses Selanjutnya

Kasus Don Ritto menjadi sorotan karena melibatkan dugaan korupsi dan pencucian uang dalam jumlah besar yang terkait dengan sektor strategis seperti batu bara dan pembangunan infrastruktur pelabuhan.

Penanganan kasus ini juga menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi dan TPPU yang berpotensi merugikan negara hingga triliunan rupiah. Selain itu, publik menunggu proses hukum yang transparan dan akuntabel agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum tetap terjaga.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pengungkapan sumber uang yang besar di kafe Cipete ini menunjukkan kompleksitas jaringan bisnis yang melibatkan tokoh-tokoh penting dan pengusaha dalam kasus korupsi dan pencucian uang. Langkah hukum yang tegas terhadap Don Ritto dan pihak terkait menjadi penting untuk memberikan efek jera sekaligus menutup celah penyalahgunaan dana publik.

Selain itu, penggeledahan di tempat usaha seperti kafe juga memperlihatkan bahwa modus pencucian uang kini semakin variatif dan menyasar sektor yang tidak terduga. Oleh karena itu, aparat penegak hukum harus meningkatkan kemampuan intelijen dan investigasi untuk mengantisipasi tren kejahatan keuangan yang semakin canggih.

Ke depan, publik perlu mengikuti perkembangan kasus ini karena dapat membuka tabir praktik korupsi yang selama ini tersembunyi di balik bisnis dan investasi. Penanganan yang transparan dan profesional akan menjadi tolok ukur keberhasilan penegakan hukum di Indonesia.

Untuk informasi lengkap dan update terbaru terkait kasus ini, pembaca dapat mengakses berita di Kompas TV dan media nasional terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad