Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Diet DASH untuk Kendalikan Hipertensi di Panreng
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan edukasi penting bertajuk "Manajemen Diet DASH sebagai Upaya Pengendalian Hipertensi pada Usia Produktif hingga Lanjut Usia" di Kantor Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat sebagai cara mencegah dan mengendalikan hipertensi yang kini semakin mengancam berbagai kelompok usia.
Upaya Promotif dan Preventif Mahasiswa KKN Unhas
Program kerja ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat, khususnya dalam bidang gizi. Sasaran edukasi mencakup masyarakat usia produktif hingga lanjut usia, karena hipertensi tidak hanya menyerang lansia, namun kini sudah banyak ditemukan pada usia produktif akibat perubahan gaya hidup yang kurang sehat.
Penanggung jawab program, Mitchi Arta Hutabarat, menjelaskan:
"Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan menjadi faktor risiko utama berbagai penyakit serius seperti penyakit jantung, stroke, serta gangguan ginjal kronis. Melalui edukasi ini, kami ingin memperkenalkan Diet DASH sebagai pendekatan non-farmakologis yang efektif dalam mengendalikan tekanan darah. Harapannya, masyarakat dapat menerapkan pola makan sehat secara mandiri dan berkelanjutan."
Mengenal Diet DASH dan Manfaatnya untuk Hipertensi
Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) adalah pola makan yang menekankan konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, produk susu rendah lemak, serta sumber protein rendah lemak. Pola ini juga menganjurkan pembatasan konsumsi garam (natrium), lemak jenuh, makanan olahan, dan gula tambahan yang berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.
Berdasarkan observasi awal mahasiswa KKN di Kelurahan Panreng, masyarakat masih kurang mengenal Diet DASH dan cenderung mengonsumsi makanan tinggi garam tanpa menyadari dampaknya terhadap kesehatan. Oleh karena itu, edukasi ini dirancang untuk memberikan wawasan sekaligus keterampilan praktis dalam memilih makanan sehat yang mudah diterapkan di lingkungan sekitar.
Pelaksanaan Kegiatan dan Respon Masyarakat
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WITA ini diikuti oleh 33 peserta dari berbagai kelompok usia. Kegiatan didukung oleh tenaga kesehatan seperti seorang perawat dan bidan, serta seluruh anggota Posko KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Kelurahan Panreng.
Dalam sesi edukasi, peserta diberikan materi lengkap mengenai hipertensi, mulai dari definisi, penyebab, faktor risiko, hingga prinsip-prinsip penerapan Diet DASH. Mahasiswa juga memperlihatkan contoh menu harian yang mudah dan terjangkau, menggunakan bahan pangan lokal.
- Peserta diajarkan cara mengenali makanan tinggi natrium dan memilih alternatif lebih sehat.
- Kegiatan diawali dengan registrasi, pengukuran antropometri (tinggi badan dan berat badan).
- Setelah edukasi, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan gula darah dan kadar asam urat sebagai deteksi dini risiko penyakit tidak menular.
Antusiasme peserta sangat tinggi dengan berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai pola makan sehari-hari dan tantangan menerapkan gaya hidup sehat di keluarga.
Manfaat Jangka Panjang dan Kontribusi pada SDGs
Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengendalian hipertensi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dalam memilih makanan sehat dan mengurangi konsumsi garam berlebih. Dengan begitu, masyarakat diharapkan dapat menerapkan gaya hidup sehat sejak usia produktif hingga lanjut usia.
Edukasi ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3 yang fokus pada kehidupan sehat dan sejahtera dengan mencegah penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara umum.
Kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya hidup sehat serta menekan risiko hipertensi dan komplikasinya di Kelurahan Panreng.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, inisiatif edukasi Diet DASH oleh mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas ini merupakan contoh langkah strategis dan tepat sasaran dalam menghadapi peningkatan kasus hipertensi yang kini tidak hanya menjadi masalah lansia tetapi juga usia produktif. Penyakit hipertensi yang tidak terkendali dapat memicu komplikasi serius yang membebani sistem kesehatan nasional, sehingga edukasi berbasis komunitas seperti ini sangat penting untuk menciptakan kesadaran sejak dini.
Lebih jauh, program ini bisa menjadi model bagi kampus lain dan pemerintah daerah dalam memperkuat program promotif dan preventif kesehatan dengan pendekatan yang praktis dan mudah diterapkan masyarakat. Kami menilai kolaborasi lintas sektor antara mahasiswa, tenaga medis, dan masyarakat kunci sukses keberlanjutan program ini.
Ke depan, yang perlu diperhatikan adalah monitoring dan evaluasi jangka panjang atas perubahan perilaku konsumsi masyarakat serta pengaruhnya terhadap penurunan angka hipertensi. Inovasi edukasi digital dan pelibatan lebih banyak komunitas lokal juga dapat menjadi pengembangan yang efektif.
Untuk informasi lengkap, silakan kunjungi artikel asli di Pelakita.id.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0