Obesitas di Vietnam Meningkat Pesat: Diet dan Olahraga Ketat Saja Tidak Cukup
Obesitas menjadi masalah kesehatan yang semakin mengkhawatirkan di Vietnam dengan tingkat kenaikan yang sangat cepat. Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 19,5% populasi Vietnam atau sekitar 20 juta orang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat, bahkan bisa mencapai lebih dari 50% penduduk pada tahun 2035.
Tingkat Obesitas yang Meningkat Drastis dan Dampaknya
Informasi ini disampaikan oleh Profesor Madya Dr. Nguyen Thi Bich Dao, Presiden Asosiasi Endokrinologi dan Diabetes Kota Ho Chi Minh, dalam sebuah program pertukaran daring yang bertajuk "8 Miliar Alasan untuk Bertindak Melawan Obesitas". Dalam acara yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Denmark dan Novo Nordisk Vietnam ini, ditekankan bahwa obesitas bukan hanya masalah penampilan, melainkan penyakit kronis yang memiliki dampak luas pada kesehatan fisik dan mental.
Obesitas berkontribusi pada berbagai penyakit tidak menular yang berbahaya, seperti:
- Diabetes tipe 2
- Penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah)
- Kanker tertentu
- Penyakit pernapasan
Selain itu, obesitas juga menurunkan kualitas hidup, mengganggu hubungan sosial, serta memberikan tekanan besar pada perekonomian nasional. Menurut World Obesity Atlas 2023, biaya ekonomi obesitas di Vietnam diperkirakan naik dari US$4 miliar pada 2020 menjadi lebih dari US$16 miliar pada 2035, dengan biaya kesehatan yang meningkat signifikan.
Mitos Diet dan Olahraga Ketat dalam Mengatasi Obesitas
Banyak orang masih percaya bahwa obesitas bisa hilang hanya dengan diet ketat dan olahraga rutin. Namun, para ahli menegaskan bahwa pendekatan ini tidak cukup. Dr. Nguyen Thi Bich Dao menjelaskan bahwa obesitas bukan semata-mata akibat kalori masuk lebih banyak dari yang dibakar, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor kompleks seperti lingkungan, sosial ekonomi, pola tidur, stres, dan gaya hidup tidak aktif.
"Saat berbicara dengan pasien, banyak yang tidak mengakui bahwa mereka obesitas dan hanya menganggapnya sebagai sedikit kelebihan berat badan. Padahal, 56% pasien masuk kategori obesitas menurut definisi medis, termasuk obesitas parah," kata Dr. Dao.
Selain itu, ketika seseorang menjalani diet drastis, tubuh akan mengaktifkan mekanisme adaptasi metabolik untuk menghemat energi. Akibatnya, jika pola makan kembali normal, berat badan cenderung naik lagi, dikenal sebagai efek pendulum. Hal ini menunjukkan bahwa obesitas adalah kondisi kronis yang sulit diatasi hanya dengan perubahan gaya hidup sederhana.
Memahami Obesitas sebagai Penyakit Kronis
Menurut Federasi Obesitas Dunia, obesitas adalah penyakit kronis progresif yang memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan. Profesor Madya Dr. Ho Thi Kim Thanh, Direktur Pusat Kedokteran Keluarga dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Rumah Sakit Universitas Kedokteran Hanoi, menambahkan bahwa ketidaktahuan dan persepsi salah masyarakat menjadi hambatan utama dalam penanganan obesitas.
"Banyak orang menganggap kelebihan berat badan hanya masalah citra tubuh yang bisa diatasi sendiri tanpa bantuan profesional, padahal banyak metode yang tidak teruji dan berisiko," ujar Dr. Thanh.
Karena itu, pengelolaan obesitas harus melibatkan penilaian menyeluruh oleh tenaga medis profesional dan bisa mencakup berbagai pendekatan, mulai dari perubahan gaya hidup, terapi obat, hingga tindakan bedah jika diperlukan.
Pada tahun 2022, Kementerian Kesehatan Vietnam mengeluarkan pedoman resmi untuk diagnosis dan pengobatan obesitas yang mencakup berbagai strategi penanganan. Saat ini, pedoman ini sedang diperbarui dan dikembangkan lebih spesifik untuk anak-anak dan remaja.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, peningkatan obesitas di Vietnam bukan hanya masalah kesehatan individual, tetapi juga tantangan besar bagi sistem kesehatan dan ekonomi nasional. Kesalahpahaman umum bahwa diet ketat dan olahraga saja cukup menghambat banyak orang untuk mencari penanganan medis yang tepat, yang sebenarnya sangat diperlukan mengingat obesitas merupakan penyakit kronis dengan mekanisme biologis kompleks.
Selain itu, peningkatan obesitas di kota-kota besar seperti Ho Chi Minh dan Hanoi, yang mencapai 50% dan 41%, menunjukkan kebutuhan mendesak bagi pemerintah dan masyarakat untuk menerapkan intervensi komprehensif, termasuk edukasi publik, kebijakan lingkungan hidup sehat, dan akses layanan kesehatan yang memadai.
Kedepannya, penting untuk memantau efektivitas pedoman pengobatan yang baru dan bagaimana masyarakat merespon perubahan pola pikir terkait obesitas. Edukasi yang tepat dan dukungan medis profesional akan menjadi kunci untuk menurunkan angka obesitas dan mencegah komplikasi serius yang menyertainya.
Untuk informasi terbaru dan langkah penanganan obesitas yang efektif, masyarakat disarankan untuk tetap mengikuti perkembangan kebijakan kesehatan serta berkonsultasi dengan tenaga medis profesional.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0