3,2 Juta Kendaraan Masih di Jakarta, Lonjakan Arus Mudik Diprediksi Rabu

Mar 15, 2026 - 10:50
 0  4
3,2 Juta Kendaraan Masih di Jakarta, Lonjakan Arus Mudik Diprediksi Rabu

Korlantas Polri mengungkapkan bahwa hingga Sabtu malam (14/3/2026), baru sekitar 459.570 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dalam rangka arus mudik Lebaran. Dari total proyeksi kendaraan yang akan keluar dari Jakarta mencapai 3.671.028 unit, masih terdapat sekitar 3,2 juta kendaraan yang belum meninggalkan ibu kota.

Ad
Ad

Menurut Brigjen Faizal, Dirgakkum Korlantas Polri, hal ini berarti masih ada sekitar 76,9 persen kendaraan yang belum bergerak meninggalkan DKI Jakarta. Ia memprediksi lonjakan arus kendaraan pemudik akan mulai terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, dan berlangsung hingga akhir pekan.

Prediksi Lonjakan Arus Mudik dan Antisipasi Korlantas

Brigjen Faizal menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengatasi lonjakan arus mudik yang diperkirakan akan terjadi mulai Rabu hingga Jumat:

  • Monitoring intensif di seluruh jalur tol dan jalan arteri yang menjadi rute mudik utama.
  • Penempatan anggota kepolisian di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
  • Koordinasi dengan instansi terkait untuk kelancaran arus lalu lintas.

"Kami tetap memantau perkembangan situasi dan anggota kami di seluruh jalur, baik itu di tol maupun arteri, tetap mengantisipasi," ungkap Faizal.

Masih Banyak Kendaraan Sumbu Tiga Beroperasi, Meski Ada Pembatasan

Selain fokus pada volume kendaraan, Faizal menyoroti masih banyaknya kendaraan sumbu tiga yang beroperasi selama periode mudik dan balik Lebaran, padahal sudah ada kebijakan pembatasan bagi jenis kendaraan ini.

Ketentuan pembatasan kendaraan sumbu tiga diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Tahun 2026 dengan nomor:

  • KP-DRJD 854 Tahun 2026
  • HK.201/1/21/DJPL/2026
  • Kep/43/ll/2026
  • 20/KPTS/Db/2026

Aturan ini berlaku selama 17 hari, mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026, khusus pada masa arus mudik dan balik Lebaran.

Faizal menegaskan bahwa masih banyak kendaraan sumbu tiga yang melanggar ketentuan tersebut. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Korlantas Polri.

Evaluasi dan Potensi Sanksi bagi Kendaraan Sumbu Tiga

Faizal menambahkan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan membuka kemungkinan memberikan sanksi tegas, termasuk tilang, bagi kendaraan sumbu tiga yang tetap beroperasi selama masa pembatasan.

"Kita sudah memberikan kebijakan waktu, kebijakan masa durasi. Mungkin besok kami akan melakukan penindakan. Dengan teguran maupun tilang," ujar Faizal.

Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan menghindari kemacetan parah selama puncak arus mudik Lebaran 2026.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kondisi masih tingginya jumlah kendaraan yang belum meninggalkan Jakarta hingga pertengahan Maret menunjukkan bahwa banyak pemudik memilih waktu yang lebih fleksibel untuk berangkat. Ini bisa menjadi tantangan bagi pengelolaan lalu lintas karena lonjakan kendaraan yang terpusat pada beberapa hari tertentu akan memperbesar risiko kemacetan dan kecelakaan.

Selain itu, pelanggaran kendaraan sumbu tiga mengindikasikan kurangnya kepatuhan terhadap aturan yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik. Penindakan yang tegas penting untuk memastikan aturan diberlakukan secara efektif dan meningkatkan keselamatan di jalan.

Ke depan, pemantauan yang lebih cermat dan koordinasi lintas instansi harus diperkuat agar lonjakan arus mudik tidak mengakibatkan gangguan lalu lintas yang signifikan. Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan dan tidak memaksakan diri berkendara jika merasa lelah, demi keselamatan bersama.

Situasi ini penting untuk terus dipantau karena akan menentukan bagaimana arus mudik Lebaran 2026 berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pastikan selalu mendapatkan informasi terbaru dari sumber resmi agar perjalanan mudik aman dan lancar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad