Longsor di Jalan Laut Sekayu, BPBD Muba Siaga Antisipasi Bencana Susulan

May 17, 2026 - 17:40
 0  5
Longsor di Jalan Laut Sekayu, BPBD Muba Siaga Antisipasi Bencana Susulan

Longsor kembali mengancam keamanan infrastruktur dan warga di Jalan Laut Sekayu, tepatnya di Jalan Laskar Jimbun LK III, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, sekitar pukul 11.00 WIB ini memicu sigapnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba dalam melakukan penanganan dan antisipasi bencana susulan.

Ad
Ad

Detail Longsor dan Dampaknya di Jalan Laut Sekayu

Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat proses abrasi yang memicu erosi di tebing Sungai Musi. Kondisi ini menyebabkan akses jalan yang berada di bantaran sungai mengalami longsor dengan panjang sekitar 60 meter dan lebar sekitar 3 meter. Lokasi longsor sangat dekat dengan permukiman warga, hanya berjarak sekitar 2 meter dari rumah penduduk.

Akibat longsor ini, satu unit warung di bantaran Sungai Musi mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp15 juta. Selain itu, terdapat lima unit rumah warga yang kini terancam terdampak longsor susulan. Totalnya, peristiwa ini berdampak pada enam kepala keluarga dengan 25 jiwa. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Respons Cepat dan Langkah Antisipasi BPBD Muba

Setelah menerima laporan dari masyarakat, BPBD Muba langsung mengerahkan tim untuk melakukan kaji cepat di lokasi kejadian. Dalam penanganan awal, BPBD menurunkan satu unit mobil rescue dan motor rescue untuk mendukung proses assessment dan evakuasi jika diperlukan.

Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Musi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan deras turun.

"Kami mengimbau warga agar segera mengungsi jika curah hujan tinggi karena dikhawatirkan longsor susulan dapat terjadi sewaktu-waktu," kata Marko Susanto.

Selain itu, tim BPBD terus melakukan pendataan warga terdampak dan memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala guna memastikan keselamatan masyarakat dan mencegah dampak lebih luas.

Faktor Penyebab dan Konteks Geografis Longsor di Sekayu

Abrasi Sungai Musi yang terus terjadi menjadi faktor utama yang melemahkan struktur tebing di bantaran sungai. Proses erosi ini diperparah oleh curah hujan yang tinggi di musim penghujan sehingga meningkatkan risiko longsor di kawasan permukiman yang berbatasan langsung dengan sungai.

Kondisi geografis yang rawan longsor ini bukan hal baru bagi Kabupaten Musi Banyuasin, yang selama beberapa tahun terakhir kerap mengalami bencana tanah longsor dan banjir akibat kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia.

Langkah Strategis untuk Mencegah Longsor Susulan

  1. Melakukan penguatan tebing Sungai Musi dengan metode teknik sipil seperti pemasangan bronjong dan dinding penahan tanah.
  2. Meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi bencana dan prosedur evakuasi saat terjadi bencana.
  3. Memantau kondisi cuaca dan curah hujan secara real-time untuk memberikan peringatan dini kepada warga terdampak.
  4. Melakukan perbaikan dan pemeliharaan rutin akses jalan yang rawan longsor agar tetap aman digunakan.
  5. Berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan jangka panjang terhadap permukiman di zona risiko tinggi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian longsor di Jalan Laut Sekayu ini bukan hanya menjadi peringatan bagi pemerintah daerah tapi juga masyarakat untuk lebih serius dalam menghadapi risiko bencana alam di kawasan bantaran sungai. Abrasi yang terus terjadi memperlihatkan bahwa intervensi teknis dan sosial harus berjalan beriringan. Penanganan sesaat tanpa perencanaan jangka panjang hanya akan mengulang siklus kerusakan yang sama.

Lebih jauh, potensi longsor susulan yang mengancam permukiman warga menuntut adanya sistem peringatan dini yang efektif serta kesiapsiagaan masyarakat yang memadai. Pemerintah daerah perlu mengalokasikan sumber daya lebih besar dalam mitigasi bencana dan pemulihan lingkungan guna meminimalisir kerugian jiwa dan harta benda.

Ke depan, pembaca harus terus memantau perkembangan situasi di Muba dan upaya mitigasi yang dilakukan BPBD melalui kanal berita terpercaya agar tanggap bencana dapat dilakukan secara optimal dan tepat waktu. Keterlibatan aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan meminimalisir risiko bencana.

Untuk informasi lengkap dan update terkini mengenai bencana di Musi Banyuasin, dapat mengakses berita di Palpos.co dan media nasional lain seperti CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad