Safety Riding di Lombok Utara: Kolaborasi Dishub, Polisi, dan Astra Motor Tekan Kecelakaan
Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Lombok Utara (KLU) semakin diperkuat melalui kegiatan edukasi safety riding yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Satlantas Polres Lombok Utara, dan Astra Motor NTB. Kegiatan bertajuk Safety Riding for Government ini digelar pada Senin, 19 Mei 2026, di kantor Dinas Perhubungan KLU dengan melibatkan 35 anggota Dishub sebagai peserta.
Tujuan Edukasi Safety Riding di Lombok Utara
Kegiatan edukasi keselamatan berkendara ini bertujuan membekali para petugas lapangan Dishub KLU dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi lalu lintas, teknik berkendara aman, serta pentingnya peran mereka sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di masyarakat. Dengan pemahaman dan keterampilan yang tepat, diharapkan mereka dapat menjadi contoh sekaligus agen perubahan bagi pengguna jalan lainnya di wilayah tersebut.
Peran Strategis Dishub KLU dan Sinergi Antar Instansi
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan KLU, Syafruddin, M.Si, memberikan apresiasi terhadap kolaborasi nyata antar instansi yang terlibat. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting bagi anggota Dishub yang setiap hari berhadapan langsung dengan kondisi jalan dan dinamika lalu lintas di daerah.
"Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat, khususnya bagi petugas di lapangan. Tidak hanya meningkatkan pemahaman terkait aturan lalu lintas, tetapi juga membekali kami dengan keterampilan berkendara yang aman dan pengendalian emosi saat bertugas," ujar Syafruddin.
Lebih lanjut, Syafruddin menegaskan kesiapan Dishub dalam mendukung upaya berkelanjutan demi menciptakan iklim lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Ia berharap seluruh peserta dapat menjadi role model sekaligus mengedukasi masyarakat luas.
"Kami berharap seluruh peserta dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan turut aktif mengedukasi pengguna jalan lainnya agar tercipta lalu lintas yang lebih tertib dan aman," tambahnya.
Fokus Materi: Teknik Berkendara dan Pengendalian Emosi
Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, menekankan bahwa faktor psikologis seperti pengendalian emosi sangat berpengaruh terhadap keselamatan saat berkendara di jalan raya. Dalam sesi materi, selain teknik dasar berkendara yang benar, pengelolaan emosi menjadi sorotan utama untuk mengurangi risiko kecelakaan.
"Faktor emosi sering kali menjadi pemicu kecelakaan. Dengan pengendalian diri yang baik dan teknik berkendara yang benar, risiko di jalan dapat kita minimalisir," jelas Satria.
Sesi pelatihan tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik langsung. Para peserta diajarkan koreksi postur berkendara yang tepat untuk menjaga fokus dan kenyamanan selama bertugas di lapangan.
Kampanye #Cari_Aman dan Harapan Agen Perubahan di Lombok Utara
Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye keselamatan berkendara yang konsisten digaungkan oleh Astra Motor NTB dengan tema #Cari_Aman. Melalui pelatihan tersebut, seluruh peserta didorong untuk menjadi agent of change yang menyebarkan budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di masyarakat Lombok Utara.
- Meningkatkan pemahaman regulasi lalu lintas bagi petugas lapangan
- Melatih teknik berkendara aman dan pengendalian emosi
- Mendorong peran Dishub sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas
- Menguatkan sinergi antar instansi dalam menekan kecelakaan
- Menanamkan budaya tertib berkendara melalui kampanye #Cari_Aman
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kolaborasi antara Dishub, Satlantas Polres Lombok Utara, dan Astra Motor NTB ini merupakan langkah strategis yang sangat tepat dalam menghadapi tantangan keselamatan lalu lintas di daerah yang terus berkembang seperti Lombok Utara. Pelibatan langsung petugas lapangan sebagai ujung tombak tidak hanya meningkatkan kualitas pengawasan, tetapi juga memperkuat edukasi yang diterima masyarakat luas.
Tak kalah penting adalah penekanan pada pengendalian emosi, aspek yang sering kali diabaikan dalam pelatihan berkendara. Pengelolaan emosi ini bisa menjadi game-changer dalam menekan angka kecelakaan yang kerap disebabkan oleh faktor manusia. Dengan membekali petugas Dishub yang sehari-hari berinteraksi dengan publik, diharapkan budaya keselamatan dapat menular dan menjadi norma sosial yang kuat.
Ke depan, keberlanjutan program seperti ini harus diikuti dengan evaluasi secara berkala dan perluasan jangkauan kepada kelompok masyarakat lain, terutama para pengendara umum dan komunitas sepeda motor. Peran media dan pemerintah daerah juga krusial untuk mendukung kampanye #Cari_Aman agar menjadi gerakan massal yang berdampak nyata.
Informasi lebih lengkap mengenai kegiatan ini bisa dilihat melalui sumber aslinya di Ekbis NTB serta laporan terkait dari Kompas.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0